Subaru to Suu-san: Sebuah Kisah Cinta yang Meremajakan, Mirip Detektif Conan

Subaru to Suu-san: Sebuah Kisah Cinta yang Meremajakan, Mirip Detektif Conan

ANIMENYUS.COM - Subaru to Suu-san (The Strange Life of Subaru) manga karya Natsuko Takahashi (Kadokawa).

Merupakan tantangan untuk menceritakan kisah cinta sederhana dengan cara yang menarik saat ini.

Hambatan bagi pasangan terkadang diperlukan untuk semua drama romance yang baik.

Kesulitan seperti penyakit yang tak tersembuhkan, latar belakang atau status yang berbeda, dan cinta segi tiga menjadi alur yang menarik.

Dalam keadaan seperti itu, pencipta manga minggu ini telah membuat skenario yang benar-benar fantastis dan anti-mainstream.

Cerita ini berpusat pada kehidupan Mio, seorang wanita muda yang bekerja di toko bunga, dan Subaru, yang terlihat seperti seorang siswa sekolah dasar.

Mereka tinggal bersama di sebuah apartemen kecil, tampaknya sebagai saudara dengan perbedaan usia yang besar.

Subaru, bagaimanapun, tidak pergi ke sekolah, dan dia berbicara serta berperilaku seperti orang dewasa.

Subaru to Suu-san: Sebuah Kisah Cinta yang Meremajakan, Mirip Detektif Conan

Ketika mereka berduaan, Mio memanggil Subaru "Suu-san".

Apa rahasia yang berusaha mereka sembunyikan dengan susah payah?

Subaru rupanya pernah menjadi orang dewasa yang bekerja sebagai juru masak di sebuah restoran Italia.

Suatu hari, ketika Mio dan Subaru berkencan, udara menjadi dipenuhi kabut tebal yang entah bagaimana memberinya penampilan fisik seorang anak.

Mio menyembunyikan Subaru yang putus asa untuk melindunginya, dan mereka telah hidup bersama.

Kedengarannya seperti parodi dari manga terkenal yang menampilkan seorang bocah detektif, ya Serial Detektif Conan.

Terlepas dari pengaturan yang fantastis, alur cerita manga minggu ini cukup serius, karena dengan teliti menggambarkan momen-momen lembut yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari Subaru dan Mio.

Pembaca manga mungkin diingatkan tentang "Kandagawa," sebuah lagu rakyat oleh Kosetsu Minami dan Kaguyahime yang menjadi hit besar pada tahun 1973.

Mungkin perlu untuk bergantung pada fantasi semacam ini untuk menciptakan kembali dunia "Kandagawa" dalam konteks kontemporer.

Juga cukup menarik bahwa pengaturan unik ini secara alami kurang berfokus pada peran jender Mio dan Subaru.

Meskipun demikian, gambar-gambar sensual oleh mangaka perempuan Natsuko Takahashi cukup berkesan.

Subaru menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan sebelum akhirnya menerima kesulitannya.

Dengan dorongan Mio, dia memutuskan untuk memulai hidupnya kembali.

Baca Juga: Seorang Kakek Ditangkap Pihak Kepolisian Jepang karena Mencuri Sebiji Anggur

Sumber: The Japan Times

Next

Related