Sabtu, 29 September 2018

Tahta Takamikura Sudah Tiba di Tokyo, Putra Mahkota Naruhito Segera Dilantik Menjadi Kaisar Jepang

Tahta Takamikura Sudah Tiba di Tokyo, Putra Mahkota Naruhito Segera Dilantik Menjadi Kaisar Jepang

ANIMENYUS.COM - Tahta imperial monumental untuk penobatan kaisar baru Jepang telah tiba di Tokyo dari istana kekaisaran kuno di Kyoto.

Putra Mahkota Naruhito akan menjadi kaisar Jepang berikutnya pada tanggal 1 Mei tahun depan.

Penobatan dilaksanakan sehari setelah ayahnya yang berusia 84 tahun, Kaisar Akihito, meletakkan tahta kekaisaran.

Tahta Takamikura akan digunakan pada upacara pada bulan Oktober 2019, ketika Naruhito secara resmi mengumumkan suksesi menggantikan ayahnya.

Tahta Takamikura Sudah Tiba di Tokyo, Putra Mahkota Naruhito Segera Dilantik Menjadi Kaisar Jepang

Pada penobatannya nanti bakal dihadiri oleh tamu undangan dari seluruh dunia.

Tahta Takamikura sendiri berkanopi setinggi 6,5 meter, dihiasi dengan pernis, emas dan ornamen lainnya.

Ia juga sudah digunakan berulang kali untuk penobatan dan ritual kekaisaran penting lainnya sejak abad kedelapan.

Tahta Takamikura terakhir digunakan oleh Akihito pada tahun 1990 dan sejak itu disimpan di istana Kyoto.

Tahta Takamikura Sudah Tiba di Tokyo, Putra Mahkota Naruhito Segera Dilantik Menjadi Kaisar Jepang

Saat pengiriman ke Tokyo, Tahta Takamikura dikirim secara terpisah dan kemudian dirangkai kembali.

Naruhito yang berusia 58 tahun akan menjadi kaisar ke-126 dari salah satu monarki tertua di dunia.

Ia akan menjadi kaisar pertama di Jepang yang ada setelah Perang Dunia II.

Pada saat penobatan Akihito, tahta itu harus diterbangkan oleh helikopter Pasukan Bela Diri Jepang dalam operasi yang sangat rahasia di tengah protes oleh ekstremis yang mengatakan penggunaan tahta dalam upacara negara melanggar pemisahan konstitusi negara dan agama.

Namun perlu dicatat, siapapun kaisar Jepang nantinya ia sudah tak mempunyai wewenang politik dan kekuasaan di Jepang.

Karena kekaisaran Jepang hanya dijadikan simbol pemersatu saja, sedangkan kekuasan politik dipegang oleh perdana menterinya.


Sumber: Japan Today

Next

Related